Esemka Produksi Menggunakan Sistem Rakitan CKD atau IKD?

Home ยป Esemka Produksi Menggunakan Sistem Rakitan CKD atau IKD?

Esemka Produksi Menggunakan Sistem Rakitan CKD atau IKD?

VIVA – Setelah menunggu selama tujuh tahun, mobil utama Esemka resmi akhirnya disajikan kepada publik. Pembukaan jilbab dilakukan di pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi di Boyoali, Jawa Tengah baru-baru ini.

Turut hadir di acara tersebut, Presiden Jokowi. Tidak hanya berpidato, ia juga meluangkan waktu untuk mencoba duduk di mobil yang bernama Esemka Bima.

"Menurut saya, kualitasnya cukup bagus. Jika ada sesuatu yang kurang, ini adalah produksi pertama. Ini bagus untuk produksi pertama, keduanya dalam desain," katanya.

Sementara itu, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menyatakan bahwa fasilitas yang dimiliki oleh SMK untuk memproduksi kendaraan sangat lengkap. Mulai dari perakitan, hingga ruang untuk penyediaan suku cadang.

"SMK memiliki fasilitas produksi yang siap beroperasi, termasuk jalur pengecatan tubuh, jalur perakitan mobil tipe monocoque, tipe sasis, mesin bensin, dan transmisi. Ada juga jalur koneksi transmisi, pengujian kendaraan," kata Airlangga.

Direktur Industri Kelautan, Peralatan Transportasi, dan Peralatan Pertahanan Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika menjelaskan, sistem produksi yang diterapkan SMK berbeda dengan pabrik mobil lainnya.

"Bukan CKD (sepenuhnya knock down), bukan IKD (knock down tidak lengkap). Di CKD, seluruh mobil dirobohkan, dibawa ke sini, dirakit. Tidak IKD juga, karena ada kewajiban tunai lokal yang tinggi. Esemka menggunakan fasilitas bagian demi bagian Komponen yang dibutuhkan diimpor, "kata Putu di Jakarta, Rabu, 11 September 2019.

About the Author:

Leave A Comment

X
Banner iklan disini