Mengenal kerangka ringan eSAF milik skuter Honda Genio

Home » Mengenal kerangka ringan eSAF milik skuter Honda Genio

Mengenal kerangka ringan eSAF milik skuter Honda Genio

Jakarta (ANTARA) – Skuter Honda Genio yang diluncurkan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) pada pertengahan 2019, menggunakan kerangka kerja baru dengan teknologi Smart Architecture Frame (eSAF) yang membuat motor lebih gesit dan lebih ringan.

General Manager AHM Cikarang Plant, Dodi Sutriadi, mengatakan bahwa proses produksi kerangka eSAF baru pada Honda Genio secara khusus dirancang untuk menghasilkan kualitas bingkai terbaik dengan bobot yang jauh lebih ringan untuk memberikan kemudahan manuver di jalan.

"Proses memproduksi sepeda motor Honda selalu memprioritaskan kualitas sehingga kerangka kerja eSAF yang dihasilkan mampu memberikan stabilitas dan kenyamanan penanganan maksimum bagi pengendara Honda Genio," kata Dodi Sutriadi dalam pernyataan tertulisnya, Rabu.

Kerangka kerja eSAF di Honda Genio melewati proses produksi terbaru, seperti pengelasan laser. Struktur itu juga dikembangkan untuk meningkatkan stabilitas penanganan, sehingga sepeda motor mudah dikendarai, ringan, dan nyaman saat bermanuver.

Kerangka kerja eSAF memberikan penggunaan ruang yang lebih efisien dengan kapasitas bagasi terbukti 14 liter dan kapasitas tangki bahan bakar 4,2 L.

Honda Genio juga dilengkapi dengan mesin 110cc eSP (disempurnakan Smart Power) generasi terbaru, SOHC, PGMFI hemat bahan bakar, dan mampu memberikan kinerja yang optimal.

Tenaga mesin maksimum mencapai 6,6 kW / 7.500 rpm, dan torsi puncak pada 9,3 Nm / 5.500 rpm. Honda Genio mampu menempuh 0-200 meter hanya dalam 12,4 detik dengan kecepatan maksimum 94 km / jam.

Selain memproduksi Honda Genio, pabrik AHM Cikarang juga memproduksi seri Honda BEAT, Honda Scoopy, dan Honda Vario.

Baca juga: Tiga sepeda motor Honda menjual ribuan unit di GIIAS, apa itu?

Baca juga: Skuter Honda Genio resmi diluncurkan

Baca juga: target AHM untuk penjualan skuter Genio

Penyiar: A069
Editor: Ida Nurcahyani
Hak Cipta © ANTARA 2019

About the Author:

Leave A Comment

X
Banner iklan disini